Timnas Indonesia Bertanding Melawan Jepang

05

Jan

Timnas Indonesia Bertanding Melawan Jepang

Timnas Indonesia Bertanding Melawan Jepang

Akhir Maret kemarin, tim nasional Indonesia U-19 melakukan pertandingan uji coba

contra tim nasional Jepang U-19. Pertandingan dilangsungkan di Stadion Penting Gelora Bung Karno Sports Center. Meskipun bermain di depan simpatisan setia tim nasional Garuda, Egy Maulana Vikri dkk harus minum kekalahan dalam pertandingan dengan skor 1-4 dari beberapa punggawa muda Samurai.

Meski menerima kekalahan dan hanya dengan status pertandingan uji coba, beberapa hal bisa dipelajari dari pertandingan.

Tidak hanya masalah meningkatnya pemain muda, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan agar timnas Indonesia U-19 dapat berkembang lebih baik nantinya, ini menjadi komponen penting yang perlu disaksikan oleh beberapa orang, terutama untuk Tim nasional Indonesia U-19.

Jalannya pertandingan di awal pertandingan, beberapa punggawa muda Garuda justru bisa mendorong tim nasional Jepang U-19 dalam pertandingan. Sayangnya, beberapa punggawa Garuda lupa garis pertahanan sampai, mereka harus ditipu ketika pertandingan baru berjalan di menit ke-16. Tendangan datar yang dikeluarkan oleh Miyashiro Taise dapat membawa tim nasional Jepang U-19 unggul dalam pertandingan itu.

Gol dari Jepang

Tujuannya membuat beberapa antusiasme pengikut Jepang untuk meningkatkan keunggulan. Untungnya, belum ada gol yang bertahan hingga set pertama selesai. Di set kedua, panorama yang sama masih terjadi ketika tim nasional Indonesia U-19 harus menahan teredamnya serangan yang dilepaskan oleh beberapa abdi dalem muda Samurai dalam pertandingan.

Ketika set kedua baru berjalan selama 3 menit, Yamada Kota telah berhasil menggandakan keunggulan untuk Jepang melalui gol yang dia buat. 1 menit berlalu, Ando Mizuki bisa tingkatkan keunggulan Jepang melalui gol yang dia buat dari tendangan keras yang dia menghaluskan. Dari tendangan penalti, Mizuki berhasil mencatatkan namanya kembali di papan skor. Jadi tujuan hiburan, Indonesia dapat mencetak gol hiburan melalui Aji Kusuma yang terjadi ketika pertandingan akan berakhir. Sampai pertarungan berakhir, skor 4-1 masih tidak berubah sampai, Indonesia harus menerima kekalahan dalam pertandingan uji coba ini atas tim nasional Jepang U-19 dalam pertandingan.

Pelajaran bisa diambil dari kekalahan tim nasional Jepang U-19

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa kita lihat dari kekalahan tim nasional Indonesia U-19 atas tim nasional Jepang U-19. Ketika disaksikan, kualitas beberapa pemain sebenarnya tidak jauh dari beberapa punggawa Jepang karena, tim nasional Indonesia tampaknya bermain dengan baik dan dapat mendorong tim nasional Jepang di menit-menit awal. Sayangnya, kekompakan dan kesiapan tim nasional Indonesia masih kurang dibandingkan dengan tim nasional Jepang. Dengan mudah, beberapa punggawa Jepang dapat menembus wilayah pertahanan tim nasional Indonesia hingga, Jepang dapat mencetak 4 gol dengan mudah. Meskipun hanya dengan status pertandingan uji coba, ini perlu diperhitungkan mengingat bahwa beberapa pengikut Indonesia perlu mempelajari sebagian dari itu.

Tidak hanya itu, aspek spesifik lain yang perlu kita perhatikan adalah masalah mental yang masih merupakan masalah penting yang dihadapi oleh beberapa pengikut Indonesia dalam pertandingan. Ketika ditipu, beberapa anggota istana Indonesia tampak bingung dan bermasalah dalam menghadapi tekanan yang dikeluarkan oleh tim nasional Jepang sampai, Egy Maulana Vikri harus menelan ketinggalan sekitar 3 gol. Tentu saja, ini adalah masalah besar yang menyebabkan sebagian orang tentu saja melihat kekalahan yang diderita tim nasional Indonesia U-19 dalam pertandingan ini. Oleh karena itu, ini diinginkan untuk menjadi pelajaran berharga bagi beberapa abdi dalem Tim nasional indonesia jadi kamu bisa bermain lebih baik nanti.

Tim nasional U-19

Ajang sepakbola terbesar dan paling bergengsi akan diadakan pada 14 Juni – 15 Juni 2018. Ya, piala dunia ini nantinya akan disiarkan di tiga stasiun tv nasional termasuk Trans TV, Transvision dan Trans7.

Yang sangat menarik dari beberapa tim yang dibagi menjadi beberapa grup, ada Grup A yang berisi Uruguay, Mesir, Rusia (tuan rumah) dan Arab Saudi. Berikut ini adalah agenda lengkapnya.

Kebanyakan orang akan memiliki pendapat yang sama jika grup ini adalah grup termudah, plus untuk Uruguay. Seharusnya bisa dengan lancar meluncur ke set 16 karena grup A tidak diisi dengan tim kelas neraka seperti Jerman, Brasil atau Prancis. Tentu ini telah mengundang banyak kritik di media sosial karena tidak ada kendala di sini.

Pertandingan grup ini dibuka antara Arab Saudi dan Rusia di mana kedua tim memiliki skor terendah dalam kompetisi. Jadi, dipastikan bahwa tidak ada yang istimewa dari kedua negara & # 39; pertarungan.

Selain itu, hal-hal yang berbeda akan ada di Uruguay karena hanya satu negara yang diperjuangkan yang akan menang, karena ada Luis Suarez sebagai idola di Barcelona. Bukan hanya Suarez, akan ada Edison Cavani yang membela Paris Saint-Germain yang akan memperkuat Uruguay.

Di faksi lain, Mesir juga dapat dikenali karena memiliki Mohamed Salah, salah satunya bintang Liga Inggris. Namun, meskipun mereka memiliki anggota yang baik seperti Salah, Mesir tidak memiliki tim yang kompak. Apalagi saat mengulas kompetisi kelas atas.

Tentu saja, Uruguay yang bisa menjadi basis untuk grup A dan menempatkan Mesir di posisi kedua. Sejenak & # 39; bontot & # 39; tempat kemungkinan akan diisi oleh Rusia dan Arab Saudi.

Jabatan tim nasional Indonesia yang bersaing melawan Jepang muncul pertama kali di octimesherald.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *